Ayam Laga Filipina

AGEN SABUNG AYAM – Teman-teman penghobi ayam aduan pastilah sudah tidak asing lagi mengenai ayam laga yang selalu bertarung memakai taji pisau dikakinya, ya, ayam itu merupakan ayam Filipina. Ayam ini biasanya bertarung dominan menggunakan taji pisau, tidak heran kalau ayam ini di sebut sebagai dengan ayam tipe petarung taji. Mengenai ayam ini, sesuai nama dari ayam ini yang berasal dari Filipina yang keluar dari hasil perkawinan silang antara ayam kampung. Tetapi ayam ini sudah di tempa spesial agar menjadi sebagai salah satu ayam petarung yang mematikan. Mungkin ayam ini mampu membuat ayam Bangkok kalah jika bertemu dalam ukuran yang sama.

Contoh jenis ayam Filipina:
1. Black Bonanza : Ayam ini umumnya memiliki warna bulu hitam dan sedikit kebiruan, dan juga sangat gampang di kenali.
2. White Claret : Ini merupakan kebalikan dari jenis Black Bonanza, ayam ini didominasi oleh warna putih.
3. Alba : Ayam ini rata-rata bulunya berwarna merah.
4. Sweater Rounhead : Ayam ini mempunyai bentuk tubuh yang paling kekar dan juga singset.
5. Grey Cockfight : Warna ayam ini umumnya bulunya berwarna hijau dan warna kaki yang beraneka ragam.

Sekilas tentang sabung ayam di Filipina
Sabung ayam di Filipina / (disebut juga dengan sabong) memang brutal dan kebanyakan di warnai oleh darah , karena dalam pertandingan ini si ayam harus saling membunuh antara dua ayam yang di adu. Pertandingan ini hanya menyisakan 1 ayam yang menjadi pemenang. Pertandingan ini sangat mengenaskan karena menggunakan taji pisau yang tajam di kakinya, tetapi ini malah menambah semangat para warga Filipina untuk menontonnya. Dalam sehari, ada sekitar puluhan ekor ayam yang mati. Orang Filipina menyebut pertandingan ayam ini dengan Sabong.

Di hari libur, pemilik ayam di Filipina memberikan doping serta vitamin kepada ayamnya agar ayamnya sehat dan memiliki stamina hingga di laga lagi nantinya. Ayam ini di sebut sebagai mesin pembunuh yang paling cepat, karena didukung dengan penggunaan pisau taji yang sangat tajam.

Ayam Filipina di Indonesia
Di Indonesia, ayam ini tidaklah begitu banyak penggemarnya, mungkin di karenakan pertandingan ayam ini teramat sadis karena menggunakan taji pisau dikakinya. Tetapi untuk wilayah Bali memang banyak warga yang suka dengan pertandingan ayam pisau ini, seperti sabung ayam di Filipina. Akan diulas mengenai kelebihan dan juga kekurangan dari ayam Filipina jika di pandang dari sudut pandang kebanyakan masyarakat Indonesia, yang di mana mayoritas masyarakat Indonesia lebih menomorsatukan seni bertarung ayam bukan malah pertandingan yang cepat dan saling membunuh. Masyarakat Indonesia terutama penghobi ayam laga menganggap pertarungan menggunakan taji pisau telah menyalahi kodrat ayam, orang Indonesia lebih menggemar menggunakan jalu asli bukan taji pisau. Ini di anggap lebih cocok serta lebih dapat dinikmati. Inilah kekurangan dan kelebihan ayam Filipina di mata penghobi ayam laga orang Indonesia:

Kelebihan:
Ayam Filipina memiliki kelebihan di pergerakannnya, lincah dan gesit. Kelebihannya dapat di lihat dari segi bentuk ayam Filipina yang berisi dan ramping. Sesuai dengan julukan ayam ini, pertarungan menggunakan taji pisau adalah pertarungan yang cocok dengan ayam ini di karenakan sangat gesit. Jika ayam ini hanya mengandalkan pukulan tanpa menggunakan taji pisau, maka lawan-lawan yang di hadapinya akan sangat sulit untuk di jatuhkan. Faktor utamanya dikarenakan ayam ini memiliki ukuran badan yang kecil sehingga sulit untuk mengalahkan lawan jika hanya mengandalkan pukulannya saja. Dimana orang Indonesia tidak suka pertarungan menggunakan taji pisau.

Tetapi jika ditilik dari faktor kelincahan maka percayakan kepada ayam yang satu ini, karena ayam ini memiliki kelincahan untuk menghindar dari pukulan lawannya. Tidak hanya faktor menghindar tetapi juga gerakan maju mundur dengan mengeluarkan pukulan dengan lincah. Ayam ini mampu bertarung mati-matian tanpa takut sedikit pun.

Ayam Filipina juga memiliki mental baja , tidak pernah takut dengan lawan yang seimbang ataupun ayam lain yang lebih besar ukurannya. Ayam ini sangkatlah mematikan dengan permainan tajiinya ini, dan ayam ini juga pantang menyerah jika bertarung.

Kekurangan:
Kekurangan ayam ini dapat di lihat pada penjualannya di Indonesia yang sangat jarang, kecuali di wilayah Bali. Mungkin di sebabkan ukurannya yang kecil sehingga dengan mudah bisa dapat kalahkan oleh ayam Bangkok dan ayam yang ukurannya lebih besar. Di Indonesia ayam yang lebih populer adalah ayam Birma, Bangkok, Saigon, Brazil, Shamo dan Assel. Ayam Filipina juga memiliki postur tubuh yang sama dengan ayam kampung, sehingga kepopulerannya tidak begitu umum dan tidak banyak peminatnya.

SALAM ANGEL